diriku

January 27, 2008 at 6:27 am | In me & my family | 4 Comments

Assalamu ‘alaikum wr.wb

Perkenalkan..namaku Nur’izzah Inayati, nama yang penuh makna pemberian kedua ortu tercinta. lahir pada hari minggu, 7 agustus 1988 di rumah yang tenang dan nyaman terletak di kota Serang. aku terlahir di buah keluarga yang mengikuti sistem KB alias Keluarga Besar (he..he..). yup, aku adalah anak bungsu dari 10 bersaudara. hidup di keluarga yang besar sangat menyenangkan. waktu aku kecil semua saudara-saudaraku masih tinggal di rumahku, jadi tidak ada kata sepi di rumahku tercinta(kecuali kalau malam hari). sebelum kicau burung terdengar ataupun kokokan ayam terdengar, dirumahku sudah ramai sekali. ada yang masak, teriak-teriak bangunin semua penghuni rumah yang masih terlelap dan terbuai oleh mimpi, sampai ada yang sibuk rebutan masuk kamar mandi, wah pokoknya keadaan pagi hari di rumahku rame banget kaya di pasar subuh deh. belum lagi aku sang anak bungsu selalu menjadi korban keisengan kakak2ku. kayaknya mereka ga pernah seneng sebelum mereka berhasil membuatku menangis. waktu kecil aku termasuk anak yang cengeng(maklum bungsu), tiada hari tanpa menangis. malu2in banget ya..tapi itu kan masa lalu, sengaja sih biar ntar pas udah gede ada kenangan yang bisa diinget.

sekarang, mari ku perkenalkan satu persatu penghuni rumahku

1. sang kepala keluarga / papaku tercinta

 beliau adalah seseorang yang sangat luar biasa. tidak pernah menyerah dalam hal apapun, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan tentunya adil. tipe orang yang tegas tapi tidak kaku. beliau bisa menempatkan kapan saatnya serius dan kapan saatnya bercanda. mungkin dari beliaulah sifat humoris yang aku punya saat ini. sifat humoris papa membuat suasana rumah selalu ceria, banyak sekali ‘bodoran’ papa setiap hari, entah itu yang baru ataupun yang sudah sering disampaikan. dulu, ketika aku kecil, setiap sebelum tidur papa selalu menceritakan sebuah dongeng tentang si monyet dan kura-kura, dan yang unik disini adalah beliau menceritakannya dalam bahasa sunda dengan nada dan intonasi yang membuatku tidak ingin melewatkan satu katapun. dongeng ini ternyata tidak hanya diceritakan khusus untukku, tapi diceritakan kepada seluruh kakak2ku tentunya ketika mereka masih kecil. dongeng ini pun dicerikan kembali oleh kakak2ku kepada anak2nya. mungkin jika sudah punya anak nanti aku akan ceritakan dongeng ini juga kepada anak2ku. kalau disahkan menjadi dongeng keluarga boleh ga y?

selain tegas dan humoris, papa adalah seorang murobbi yang keren. beliau mengajarkan agama kepada anak2nya sejak kami batita. mengajarkan shalat, do’a2, ngaji, dll. selain itu, beliau juga merupakan guru musik bagiku. dari dialah aku mengenal lagu dan piano.

dari semua sifat papa yang aku ceritakan diatas, mungkin itu akan menjadi patokanku untuk mencari suami,he2 

oke, segitu aja mengenai papa..lanjut ke mama

2. mama tercinta

mama adalah sosok ibu yang hangat. beliau hampir tidak pernah marah. beliau juga bendahara terhebat di dunia. beliau bisa mengatur keuangan keluarga dengan sangat baik. dengan uang yang pas2an beliau bisa mengaturnya untuk memenuhi kebutuhan kami semua. beliau sangat menjaga perasaan kami. jika ada masalah, beliau tidak pernah menunjukannya di depan kami, karena takut kami ikut pusing. mama juga merupakan seorang aktivis. walaupun saat ini usianya sudah menginjak setengah abad, tapi beliau masih sibuk mengikuti berbagai organisasi. mulai dari menjabat sebagai kepala sekolah taman kanak2, sampai menjadi ketua perhimpunan ibu2. walaupun begitu mama bukanlah tipe ibu2 yang suka ngegosip. mama sangat anti untuk mengikuti obrolan2 yang tidak berguna. tapi komunikasi dengan tetangga tetap terjaga. beliau sangat menjaga ucapannya.

sebagai seorang ibu, beliau sangat mencintai anak2nya dan selalu mengutamakan kepentingan anak2nya dibandingkan kepentingan dirinya sendiri. beliaulah orang yang selalu mendoakanku. beliaulah yang tidak pernah berhenti memberikan semangat kepadaku untuk melakukan yang terbaik. saat aku hendak masuk SMA, kami menghadapi berbagai masalah, mulai dari papaku yang jatuh sakit, hingga masalah keuangan. saat itu ada seorang kakakku sdang menyusun skripsi. akhirnya papa memutuskan bahwa aku tidak usah melanjutkan sekolah dulu. saat itu hatiku sangat sakit. tidak ada sepatah katapun yang bisa aku keluarkan. aku hanya bisa pasrah dan menangis. tapi, sebagai seorang ibu, mama tidak pasrah begitu saja. beliau terus memberiku semangat. beliau selalu mengatakan bahwa Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk kami semua. setiap malam beliau selalu berdo’a untukku. beliau menyerahkan semuanya hanya kepada Allah. hingga keajaiban itu datang…

siang itu, ketika aku masih belum bisa mengatakan apa2 mengenai keputusan papa, duduk bersama kedua orang tuaku di ruang tengah rumah kami. tiba2 telepon berdering, ternyata itu dari kakak ke-3ku. beliau menanyakan mengenai nilai UAN SMP ku, mama hanya menjawab “bagus”.kemudian ketika kakakku menanyakan kemana aku akan melanjutkan sekolah, mama hanya terdiam dan akhirnya dengan berat mengatakan bahwa untuk satu tahun ini aku tidak bisa melanjutakn sekolah. mendengar hal itu kakakku tidak setuju, dan beliau pun bersedia untuk membiayaiku sekolah. subhanallah… Allah memang selalu mendengarkan doa2 dan curahan hati hambaNya. Dia telah mengabulkan doa kami. kejadian ini merupakan kejadian yang sangat istimewa dalam hidupku dan peranan mama sangat besar dalam hal ini. thanx mom…4 all..I love U mom..

aku ingin sekali menjadi perempuan seperti beliau.

oke, segitu dulu tentang mama, tidak akan cukup kata untuk mengungkapkan bagaimana luarbiasanya beliau.

selanjutnya kakak2ku…

kakak pertamaku bernama Didin Toharudin. saat ini beliau sudah berkeluarga dan dikaruniai 4 orang anak, yaitu Fina Lutfiani Afifa, Firdaus, Fitri, dan Fauzan. kakakku yang satu ini sepertinya sangat menyukai huruf “F”. sekarang beliau tinggal bersama keluarganya di Cirebon.

kakakku yang kedua adalah Irfan Tamrin. beliau juga sudah berkeluarga dan mempunyai 3 orang buah hati, yaitu Fina, Zahra, dan Wafa, ketiganya perempuan.

kakakku yang ketiga adalah Rahmat Faisal. saat ini tinggal di Bali bersama istri dan 2 anaknya yang bernama Yasmin dan Sofi.

kakakku yang keempat adalah Fityan Amali. bersama istri dan anak2nya ia tinggal di salatiga, jawa tengah.

segitu dulu aja yach..entar dilanjutin lagi tentang kakak2ku yang lain dan juga tentang sahabat2ku. makasih

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ehm…

    ehm….

  2. ni yuvan nak ips 1 ya?

  3. assalamualaikum…
    hai nuri ini hani dan fenny,,, itu loh yang cakep n manis…
    nuri lagi apa?

  4. assalamualaikum…
    nuri…
    ni fenny…
    lagi apa nuri??


Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.