TIDAK HANYA UNTUK DIRENUNGKAN
September 9, 2008 at 1:22 pm | In Uncategorized | 1 Comment
Disini kukutip kata-kata yang sangat menyentuhku dari beberapa sumber, tapi ada beberapa yang aku lupa darimana sumbernya, maaf ya… tapi yang pasti aku berharap kata-kata ini juga bisa bermanfaat buat temen2 yang baca, tidak hanya untuk direnungkan tapi juga berusaha untuk mewujudkannya. Amin…
“Engkau sesungguhnya mampu untuk menjadi seorang penyeru kepada jalan Allah diantara wanita lain, dengan perkataan yang menyejukkan, dengan nasihat yang baik, dengan hikmah, mendebat dengan petunjuk, dengan contoh yang benar dan dengan cara-cara yang mulia. Sesungguhnya kaum hawa akan efektif dengan tingkah laku dan contoh amal shalehnya”
“ Emasmu adalah agamamu, perhiasanmu adalah budi pekertimu, dan hartamu adalah sopan santunmu.”
“Apabila seorang perempuan taat pada Tuhannya mendirikannya shalat lima waktu (yang menjadi kewajibannya) dan menjaga kehormatannya, maka ia akan masuk surga Tuhannya”. -Hadits-
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamu adalah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”
-Q.S. Ali-Imran : 139-
“Penawar hatimu adalah wahyu, baik kitab maupun sunnah. Kenikmatan sanubarimu ada dalam keimanan. Kesenangan hatimu ada dalam shalat. Keselamatan hatimu bermuara pada keridhaan, dan ketenangan hatimu/ jiwamu tergantung pada sikap rela. Senyuman yang tersungging di bibirmu adalah kecantikan dan keindahan wajahmu. Ketenangan adalah cahaya yang Nampak ketika engkau mengingat Allah.”
“Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada Allah, maka Allah akan member balasan iman padanya, yang akan didapati kelezatan dalam hatinya.” –HR. Ahmad-
“Setiap langkah yang kau tempuh hendaknya selalu tertuju padaNya, Sebab bila bukan karenaNya semua akan menjadi sia-sia. Dzikrullah… Allah kan selalu lebih dekat”
“Orang cerdas (berakal) ialah orang yang menghisab dirinya dan berbuat untuk setelah kematian. Dan orang lemah ialah orang yang mengikutkan dirinya kepada hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah” –HR. At-Tirmidzi-
“Kebaikan itu memiliki cahaya di dalam hati, perhiasan pada wajah, kekuatan pada tubuh, keluasan rizki, kecintaan di hati makhluk. Banyak-banyaklah berbuat kebaikan!! ”
“Ciri orang sadar yaitu tidak tidur sejak bangun, tidak berhenti berjalan sejak mulai berjalan, terobsesi terus berjalan dan mendaki, dan jika berhasil mencapai sesuatu ia melihat kekurangan lalu beristighfar.”
“Berpikirlah maju ke depan, jangan selalu melihat ke belakang. Teruslah bermimpi karena impian harus tetap ada sebagai langkah awal keberhasilan.”
“Jadilah, dengan akhlakmu lebih cantik dari taman bunga”
“Jika tidak siap hari ini, belum tentu esok jadi milikmu”
“Optimislah, walau engkau berada di tengah-tengah badai angin topan.”
“Jika rasa sedih datang mengurung, duka lara menggunung, ucapkanlah ‘Laa ilaaha illallah’.”
“Tanamkan dalam setiap detik satu pujian, setiap menit satu gagasan, dalam setiap jam satu pekerjaan.”
“Kebahagiaan adalah kerelaan hati. Kebahagiaan adalah tenangnya hati kecil kita. Kebahagiaan adalah ketenangan jiwa, ketentraman sanubari, hati yang terbuka, budi pekerti yang baik, akhlak mulia yang dibarengi dengan sifat menerima dan merasa cukup dengan nikmat yang diberikan.”
“Kehidupan hanya beberapa menit, bahkan beberapa detik. Coba dan teruslah mencoba. Bertobatlah jika engkau kembali melakukan dosa. Hafalkan kembali Al-Qur’an jika engkau lupa. Jangan merasa gagal dan frustasi. Sejarah kehidupan tidak pernah mengenal kata akhir, akal tidak mengenal kata ‘selesai’. Di sana selalu ada upaya dan Perbaikan.”
“Mendekatlah lebih dekat kepada Allah, agar tunduk saat yang lain angkuh, agar tegar biar yang lain terlempar, agar Berjaya disaat yang lain terhina.”
Imam Hasan Al-Bashri Rah berkata : “Aku tahu rezekiku tidak mungkin diambil orang lain, untuk itu hatiku tenang. Aku tahu amalku tidak akan bisa dilakukan oleh orang lain, untuk itu aku sibukkan diri dengan amalan sholeh. Aku tahu Allah selalu melihatku karenanya aku malu Allah mendapatiku dalam keadaan bermaksiat. Aku tahu kematian akan menjemputku, maka kusiapkan bekal untuk berjumpa dengan Robbku.”
1 Comment »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
beetul beetu beetul
Comment by jakabadung1924 — September 26, 2008 #